Tanaman Gandum Terinjak Gajah Di Shivpur Ward
Kotdwar

Tanaman Gandum Terinjak Gajah Di Shivpur Ward

Tanaman Gandum Terinjak Gajah Di Shivpur Ward

Di bangsal Shivpur wilayah Perusahaan Kota Kotdwar, gajah menginjak-injak tanaman gandum para pembudidaya.
– Foto : KOTDWAR

mendengar berita

Hari-hari ini ada kepanikan gajah di bangsal Shivpur yang berdekatan dengan jajaran Kotdwar dari Divisi Hutan Lansdowne. Gajah telah menginjak-injak banyak hasil panen para penggarap. Pada Kamis malam, gajah memasuki ladang petani sekitar pukul satu. Setelah empat jam berusaha, petugas hutan yang mendapat informasi itu mengejar gajah tersebut ke dalam hutan dengan cara meledakkan petasan. Warga telah mengajukan permintaan dari departemen kehutanan untuk meningkatkan patroli di daerah tersebut dan memberikan kompensasi kepada para pembudidaya yang terkena dampak kehilangan hasil panen.
Guru warga Shivpur Manmohan Chauhan mengatakan bahwa selama tiga hari terakhir telah terjadi ancaman gajah di daerah tersebut. Bahkan pada Kamis malam, gajah masuk ke ladang sekitar pukul satu. Selama ini, gajah menginjak-injak tanaman gandum yang berdiri di ladang petani Bhopal Singh Bisht, Chandan Singh Negi, Sanjay Singh, Manoj Singh, Jaipal Singh, Double Singh Bisht, Sanju Bisht, Deepu Bisht, Vikram Singh, Gopal, Ashu dll. Personel hutan tiba di lokasi berdasarkan informasi, tetapi mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengusir gajah tersebut. Karena itu gajah terus merusak tanaman yang berdiri di ladang selama beberapa jam. Para pekerja hutan berhasil menggiring gajah ke dalam hutan pada pukul lima pagi dengan menyalakan petasan. Dikatakan bahwa ada bahaya jiwa dan harta benda akibat masuknya gajah ke dalam populasi. Sejumlah besar orang pergi jalan pagi di persimpangan Manpur-jalan Gharat. Dalam situasi seperti itu, kerugian besar bisa terjadi kapan saja. Para penggarap telah mengajukan surat kepada Ranger Pradeep Uniyal dan mengajukan tuntutan untuk meningkatkan patroli para pekerja hutan di daerah tersebut dan memberikan kompensasi kepada mereka yang kehilangan hasil panen. Satgas mengatakan, patroli personel kehutanan ditingkatkan di wilayah tersebut. Sebuah laporan sedang disiapkan dan dikirim ke otoritas yang lebih tinggi untuk memberikan kompensasi kepada penyewa yang terkena dampak.

Hari-hari ini ada kepanikan gajah di bangsal Shivpur yang berdekatan dengan jajaran Kotdwar dari Divisi Hutan Lansdowne. Gajah telah menginjak-injak banyak hasil panen para penggarap. Pada Kamis malam, gajah memasuki ladang petani sekitar pukul satu. Setelah empat jam berusaha, petugas hutan yang mendapat informasi itu mengejar gajah tersebut ke dalam hutan dengan cara meledakkan petasan. Warga telah mengajukan permintaan dari departemen kehutanan untuk meningkatkan patroli di daerah tersebut dan memberikan kompensasi kepada para pembudidaya yang terkena dampak kehilangan hasil panen.

Guru warga Shivpur Manmohan Chauhan mengatakan bahwa selama tiga hari terakhir telah terjadi ancaman gajah di daerah tersebut. Bahkan pada Kamis malam, gajah masuk ke ladang sekitar pukul satu. Selama ini, gajah menginjak-injak tanaman gandum yang berdiri di ladang petani Bhopal Singh Bisht, Chandan Singh Negi, Sanjay Singh, Manoj Singh, Jaipal Singh, Double Singh Bisht, Sanju Bisht, Deepu Bisht, Vikram Singh, Gopal, Ashu dll. Personel hutan tiba di lokasi berdasarkan informasi, tetapi mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengusir gajah tersebut. Karena itu gajah terus merusak tanaman yang berdiri di ladang selama beberapa jam. Para pekerja hutan berhasil menggiring gajah ke dalam hutan pada pukul lima pagi dengan menyalakan petasan. Dikatakan bahwa ada bahaya jiwa dan harta benda akibat masuknya gajah ke dalam populasi. Sejumlah besar orang pergi jalan pagi di persimpangan Manpur-jalan Gharat. Dalam situasi seperti itu, kerugian besar bisa terjadi kapan saja. Para penggarap telah mengajukan surat kepada Ranger Pradeep Uniyal dan mengajukan tuntutan untuk meningkatkan patroli para pekerja hutan di daerah tersebut dan memberikan kompensasi kepada mereka yang kehilangan hasil panen. Satgas mengatakan, patroli personel kehutanan ditingkatkan di wilayah tersebut. Sebuah laporan sedang disiapkan dan dikirim ke otoritas yang lebih tinggi untuk memberikan kompensasi kepada penyewa yang terkena dampak.

Posted By : togel hongÄ·ong 2021