Perubahan cuaca.  – Terai menggigil karena kabut dan hujan, kecepatan bus berhenti
Udham Singh Nagar

Perubahan cuaca. – Terai menggigil karena kabut dan hujan, kecepatan bus berhenti

Kendaraan melewati kabut tebal di jalan raya di Rudrapur.
– Foto : RUDRAPUR

mendengar berita

Kabut tebal disertai hujan ringan mempengaruhi kehidupan normal di Terai, Rabu. Orang-orang terlihat menggigil di tempat umum karena kedinginan yang parah. Pengaturan untuk menyalakan api unggun tidak dilakukan oleh Korporasi Kota. Pengoperasian bus jalan raya juga terpengaruh.
Kabut tebal menyelimuti Rudrapur sejak dini hari. Di pagi hari, lampu depan kendaraan yang melintas di tengah kabut di jalan raya terlihat menyala. Hujan mulai turun sekitar pukul 12 siang dan hawa dingin semakin meningkat. Kehidupan normal terganggu akibat hujan ringan yang terjadi pada sore hari.
Hujan turun sebentar-sebentar sampai sekitar jam 5 sore. Pengoperasian bus jalan raya juga terpengaruh karena kabut. Bus rute panjang seperti Delhi, Dehradun, Haridwar dll tiba terlambat sekitar satu setengah sampai dua jam. Hal ini menyebabkan banyak masalah bagi penumpang. Karena tidak tersedianya api unggun oleh Perusahaan Kota di area stasiun jalan raya, penumpang terlihat menggigil kedinginan. Selain itu, api unggun juga tidak dinyalakan di tempat-tempat umum seperti DD Chowk, Agrasan Chowk, dll.
Dr. RK Singh, Ahli Meteorologi dari Universitas Pertanian Pantnagar mengatakan bahwa curah hujan sebesar delapan milimeter diterima di distrik tersebut karena gangguan aktif dari barat. Ada kemungkinan hujan sekitar 5 mm pada hari Kamis juga. Pada 8 Januari, potensi hujan di wilayah kabupaten dan salju di daerah perbukitan. Suhu minimum di distrik itu adalah 8,8 derajat Celcius.

Seseorang lewat dengan payung untuk menghindari hujan di Rudrapur.

Seseorang lewat dengan payung untuk menghindari hujan di Rudrapur.– Foto : RUDRAPUR

Tanaman tumbuh dari jagung busuk yang dibuang di Pantnagar.

Tanaman tumbuh dari jagung busuk yang dibuang di Pantnagar.– Foto : RUDRAPUR

Kabut tebal disertai hujan ringan mempengaruhi kehidupan normal di Terai, Rabu. Orang-orang terlihat menggigil di tempat umum karena kedinginan yang parah. Pengaturan untuk menyalakan api unggun tidak dilakukan oleh Korporasi Kota. Pengoperasian bus jalan raya juga terpengaruh.

Kabut tebal menyelimuti Rudrapur sejak dini hari. Di pagi hari, lampu depan kendaraan yang melintas di tengah kabut di jalan raya terlihat menyala. Hujan mulai turun sekitar pukul 12 siang dan hawa dingin semakin meningkat. Kehidupan normal terganggu akibat hujan ringan yang terjadi pada sore hari.

Hujan turun sebentar-sebentar sampai sekitar jam 5 sore. Pengoperasian bus jalan raya juga terpengaruh karena kabut. Bus rute panjang seperti Delhi, Dehradun, Haridwar dll tiba terlambat sekitar satu setengah sampai dua jam. Hal ini menyebabkan banyak masalah bagi penumpang. Karena tidak tersedianya api unggun oleh Perusahaan Kota di area stasiun jalan raya, penumpang terlihat menggigil kedinginan. Selain itu, api unggun juga tidak dinyalakan di tempat-tempat umum seperti DD Chowk, Agrasan Chowk, dll.

Dr. RK Singh, Ahli Meteorologi dari Universitas Pertanian Pantnagar mengatakan bahwa curah hujan sebesar delapan milimeter diterima di distrik tersebut karena gangguan aktif dari barat. Ada kemungkinan hujan sekitar 5 mm pada hari Kamis juga. Pada 8 Januari, potensi hujan di wilayah kabupaten dan salju di daerah perbukitan. Suhu minimum di distrik itu adalah 8,8 derajat Celcius.

Seseorang lewat dengan payung untuk menghindari hujan di Rudrapur.

Seseorang lewat dengan payung untuk menghindari hujan di Rudrapur.– Foto : RUDRAPUR

Tanaman tumbuh dari jagung busuk yang dibuang di Pantnagar.

Tanaman tumbuh dari jagung busuk yang dibuang di Pantnagar.– Foto : RUDRAPUR

Posted By : result hk 2021