Penghasut Negara Membakar Salinan Amanat
Kotdwar

Penghasut Negara Membakar Salinan Amanat

Penghasut Negara Membakar Salinan Amanat

Agitator negara membakar salinan mandat pemerintah negara bagian di tehsil Kotdwar.
– Foto : KOTDWAR

mendengar berita

Meski diberi amanat, para agitator memprotes pemerintah karena tidak adanya tindakan penandaan. Dia mengungkapkan kemarahannya dengan membakar salinan mandat yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Para agitator di bawah panji Uttarakhand Rajya Nirman Senani Morcha berkumpul di tehsil dan berdemonstrasi dengan slogan-slogan menentang pemerintah. Dalam pertemuan yang diselenggarakan selama ini, Presiden Morcha Mahendra Singh Rawat mengatakan bahwa pada 17 September, pemerintah telah mengeluarkan mandat untuk identifikasi para agitator, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan terhadapnya. Dikatakan bahwa sejak Desember 2017, aplikasi lebih dari 846 agitator tertunda di kantor Kejaksaan Negeri, tetapi para pejabat belum siap menerima mandat pemerintah. Dia menuntut Ketua Menteri untuk menginstruksikan Hakim Distrik Pauri tentang penandaan itu. Selama ini, Sekretaris Negara Pejuang Nirman Morcha Gulab Singh Rawat, Prem Singh Bindwal, Krishna Chandra Dobriyal, Rakesh Mohan Kala, Deepak Dhyani, Hari Singh Rawat, Kamal Kishore Khantwal, Naresh Badola, Rakesh Lakheda, Vinod Naithani, Ram Kumar Maheshwari, Kamala Shah , Durga Kala, Indu Gaur, Abha Dabral dan Munni Kandwal dll hadir.

Meski diberi amanat, para agitator memprotes pemerintah karena tidak adanya tindakan penandaan. Dia mengungkapkan kemarahannya dengan membakar salinan mandat yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Para agitator di bawah panji Uttarakhand Rajya Nirman Senani Morcha berkumpul di tehsil dan berdemonstrasi dengan slogan-slogan menentang pemerintah. Dalam pertemuan yang diselenggarakan selama ini, Presiden Morcha Mahendra Singh Rawat mengatakan bahwa pada 17 September, pemerintah telah mengeluarkan mandat untuk identifikasi para agitator, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan terhadapnya. Dikatakan bahwa sejak Desember 2017, aplikasi lebih dari 846 agitator tertunda di kantor Kejaksaan Negeri, tetapi para pejabat belum siap menerima mandat pemerintah. Dia menuntut Ketua Menteri untuk menginstruksikan Hakim Distrik Pauri tentang penandaan itu. Selama ini, Sekretaris Negara Pejuang Nirman Morcha Gulab Singh Rawat, Prem Singh Bindwal, Krishna Chandra Dobriyal, Rakesh Mohan Kala, Deepak Dhyani, Hari Singh Rawat, Kamal Kishore Khantwal, Naresh Badola, Rakesh Lakheda, Vinod Naithani, Ram Kumar Maheshwari, Kamala Shah , Durga Kala, Indu Gaur, Abha Dabral dan Munni Kandwal dll hadir.

Posted By : togel hongÄ·ong 2021