‘Pemerintah Harus Segera Menghapus Dewan Devasthanam’
Pauri

‘Pemerintah Harus Segera Menghapus Dewan Devasthanam’

mendengar berita

Para peziarah Badrinath Dham mengadakan pembicaraan dengan Presiden Komite Kekuatan Tinggi dan mantan anggota parlemen Rajya Sabha Manohar Kant Dhyani sebagai protes terhadap pembubaran Dewan Devasthanam dan rencana induk. Selama ini, menyerahkan surat tuntutan 14 poin kepadanya, meminta tindakan cepat. Pada hari Kamis, di bawah kepemimpinan Shri Badrish Panda Panchayat, orang-orang Teerth Purohit Samaj mencapai kantor Komite Kekuatan Tinggi yang terletak di Rishikesh. Presiden Panda Panchayat Praveen Dhyani mengatakan bahwa Dewan Devasthanam bertentangan dengan kepentingan masyarakat Teerthpurohit dan para pemegang hak. Dengan menerapkan ini, pemerintah ingin mengakhiri hak-hak agama kuno mereka. Padahal mata pencaharian lebih dari lima ratus keluarga terkait dengannya. Para imam mengatakan bahwa pemerintah tidak boleh ikut campur di kompleks Tapt Kund di Badrinath dan segera menarik usul untuk memasang hundi (pot sumbangan). Tidak ada konstruksi yang harus dilakukan di Tapt Kund tanpa izin mereka, larangan pergi ke kuil Badrinath dengan tuan rumah harus dicabut. Para imam ziarah juga menuntut penghapusan kuil Raghunath di Devprayag dari Dewan Devasthanam.
Mengenai hal ini, Ketua Manohar Kant Dhyani mengatakan bahwa Dewan Devasthanam hanya mengurusi penataan candi. Tidak mengganggu hak imam haji dan pemegang hak. Dikatakannya, High Power Committee yang dibentuk pada 25 Agustus akan segera memberikan laporan akhir kepada pemerintah.
Pada kesempatan ini Bhagwati Prasad Dhyani, mantan presiden Panda Panchayat, anggota komite Vijay Dhyani, Sudhakar Babul Kar, Rajneesh Motiwal, Ashok Todaria, Rajesh Paliwal, Ajay Bandoliya, Pradeep Bhatt, Mukesh Alkhania, Ramballabh Bhatt, Shri Badrish presiden organisasi Shrikanto Purohit Badola , Sekretaris Gaurav Panchbhaiya, Praveen Panchbhaiya dll hadir.

Para peziarah Badrinath Dham mengadakan pembicaraan dengan Presiden Komite Kekuatan Tinggi dan mantan anggota parlemen Rajya Sabha Manohar Kant Dhyani sebagai protes terhadap pembubaran Dewan Devasthanam dan rencana induk. Selama ini, menyerahkan surat tuntutan 14 poin kepadanya, meminta tindakan cepat. Pada hari Kamis, di bawah kepemimpinan Shri Badrish Panda Panchayat, orang-orang Teerth Purohit Samaj mencapai kantor Komite Kekuatan Tinggi yang terletak di Rishikesh. Presiden Panda Panchayat Praveen Dhyani mengatakan bahwa Dewan Devasthanam bertentangan dengan kepentingan masyarakat Teerthpurohit dan para pemegang hak. Dengan menerapkan ini, pemerintah ingin mengakhiri hak-hak agama kuno mereka. Padahal mata pencaharian lebih dari lima ratus keluarga terkait dengannya. Para imam mengatakan bahwa pemerintah tidak boleh ikut campur di kompleks Tapt Kund di Badrinath dan segera menarik usul untuk memasang hundi (pot sumbangan). Tidak ada konstruksi yang harus dilakukan di Tapt Kund tanpa izin mereka, larangan pergi ke kuil Badrinath dengan tuan rumah harus dicabut. Para imam ziarah juga menuntut penghapusan kuil Raghunath di Devprayag dari Dewan Devasthanam.

Mengenai hal ini, Ketua Manohar Kant Dhyani mengatakan bahwa Dewan Devasthanam hanya mengurusi penataan candi. Tidak mengganggu hak imam haji dan pemegang hak. Dikatakannya, High Power Committee yang dibentuk pada 25 Agustus akan segera memberikan laporan akhir kepada pemerintah.

Pada kesempatan ini Bhagwati Prasad Dhyani, mantan presiden Panda Panchayat, anggota komite Vijay Dhyani, Sudhakar Babul Kar, Rajneesh Motiwal, Ashok Todaria, Rajesh Paliwal, Ajay Bandoliya, Pradeep Bhatt, Mukesh Alkhania, Ramballabh Bhatt, Shri Badrish presiden organisasi Shrikanto Purohit Badola , Sekretaris Gaurav Panchbhaiya, Praveen Panchbhaiya dll hadir.

Posted By : totobet hongkong