Keributan Di Pom Bensin, Kaki Pekerja Pompa Patah Dengan Tongkat Hoki
Pauri

Keributan Di Pom Bensin, Kaki Pekerja Pompa Patah Dengan Tongkat Hoki

Polisi menginterogasi orang-orang setelah keributan di pompa kontrol Srinagar Sabtu malam
– Foto : SHRINAGAR

mendengar berita

Para pemuda di dalam mobil terlibat pertengkaran dengan pekerja pompa tentang mengisi bensin. Masalah ini mencapai pertengkaran. Marah dengan perilaku pemuda itu, orang-orang memukulinya. Pada saat yang sama, pemuda itu mematahkan kaki seorang pekerja pompa dengan tongkat hoki. Masalah selesai saat polisi datang.
Empat pemuda mengisi bensin senilai Rs 400 di dalam mobil di SPBU GMOU Limited pada Sabtu malam. Salah satu pemuda ini menuduh bahwa mobil itu diisi dengan lebih sedikit bensin. Hal ini menyebabkan pertengkaran di kedua belah pihak. Diduga pemuda itu mulai melecehkan para pekerja pompa. Ketika seseorang dari kerumunan menanyakan alasan pertengkaran itu, pemuda itu juga melecehkannya. Ini merusak bendungan kesabaran orang banyak. Orang-orang memukuli pemuda itu dengan ganas. Bahkan setelah dipukuli, pemuda itu terus mencaci maki, meskipun setelah itu orang-orang pergi. Saat kerumunan mereda, pemuda itu mengeluarkan tongkat hoki dari mobil dan menabrak seorang pekerja pompa di kakinya. Pukulannya begitu kuat sehingga tongkat itu patah menjadi dua bagian. Sementara itu, seseorang memberi tahu polisi. Polisi membubarkan massa, menenangkan masalah. Pompa dimatikan setelah berkelahi. Pekerja pompa dibawa ke rumah sakit di sana. Dimana dokter mengatakan bahwa ada patah tulang di kakinya. Penanggungjawab Pasar Deepak Tiwari mengatakan bahwa belum ada pengaduan yang diajukan oleh pekerja pompa dalam kasus ini.

Para pemuda di dalam mobil terlibat pertengkaran dengan pekerja pompa tentang mengisi bensin. Masalah ini mencapai pertengkaran. Marah dengan perilaku pemuda itu, orang-orang memukulinya. Pada saat yang sama, pemuda itu mematahkan kaki seorang pekerja pompa dengan tongkat hoki. Masalah selesai saat polisi datang.

Empat pemuda mengisi bensin senilai Rs 400 di dalam mobil di SPBU GMOU Limited pada Sabtu malam. Salah satu pemuda ini menuduh bahwa mobil itu diisi dengan lebih sedikit bensin. Hal ini menyebabkan pertengkaran di kedua belah pihak. Diduga pemuda itu mulai melecehkan para pekerja pompa. Ketika seseorang dari kerumunan menanyakan alasan pertengkaran itu, pemuda itu juga melecehkannya. Ini merusak bendungan kesabaran orang banyak. Orang-orang memukuli pemuda itu dengan ganas. Bahkan setelah dipukuli, pemuda itu terus mencaci maki, meskipun setelah itu orang-orang pergi. Begitu kerumunan mereda, pemuda itu mengeluarkan tongkat hoki dari mobil dan menabrak seorang pekerja pompa di kakinya. Pukulannya begitu kuat sehingga tongkat itu patah menjadi dua bagian. Sementara itu, seseorang memberi tahu polisi. Polisi membubarkan massa, menenangkan masalah. Pompa dimatikan setelah berkelahi. Pekerja pompa dibawa ke rumah sakit di sana. Dimana dokter mengatakan bahwa ada patah tulang di kakinya. Penanggungjawab Pasar Deepak Tiwari mengatakan bahwa belum ada pengaduan yang diajukan oleh pekerja pompa dalam kasus ini.

Posted By : totobet hongkong