Kemacetan 12 Jam Karena Runtuhnya Jalan Raya – Kemacetan 12 Jam Karena Runtuhnya Jalan Raya
Kotdwar

Kemacetan 12 Jam Karena Runtuhnya Jalan Raya – Kemacetan 12 Jam Karena Runtuhnya Jalan Raya

Antrean kendaraan dimulai karena ambruknya jalan di NH antara Kotdwar-Dugadda.
– Foto : KOTDWAR

mendengar berita

Delapan km dari Jalan Raya Nasional Kotdwara-Dugadda. Namun akibat ambruknya jalan raya dan puing-puing yang berasal dari bukit, terjadi kemacetan selama 12 jam pada hari Minggu. Departemen NH menyingkirkan puing-puing jalan raya dan membuat kendaraan lewat satu per satu, sehingga orang harus menghadapi masalah sepanjang hari.
Pada tanggal 28 Desember, pekerjaan konstruksi sedang berlangsung di jalan raya antara Kotdwar-Dugadda di NH dan karena kondisi jalan raya yang bobrok selama empat tahun, sekitar 50 meter jalan raya dipenuhi dan dilalap Khoh sungai. Setelah ini, departemen NH telah memotong bukit untuk pembangunan jalan raya. Pada hari Minggu pagi sekitar pukul enam, pekerjaan konstruksi sedang berlangsung di bawah jalan raya yang tiba-tiba jalan raya runtuh dari samping dan puing-puing berat dari bagian atas bukit masuk ke jalan raya. Untungnya, tidak ada kendaraan yang lewat saat itu, jika tidak, bisa terjadi kecelakaan besar. Saat tol macet, pihak NH mencoba membuka jalan tol dengan memasang JCB, namun karena puing-puing yang datang dan jalan tol terendam sepanjang hari, situasi macet tetap di sini dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Karena kemacetan jalan raya, orang-orang yang pergi ke daerah perbukitan dengan bus dan wisatawan yang pergi ke Lansdowne terjebak di jalan raya itu sendiri. Orang-orang harus duduk di dalam kendaraan selama berjam-jam dan menunggu jalan raya dibuka. Pergerakan kendaraan ringan dilakukan satu per satu di sini setelah membuang puing-puing jalan raya.
– Km kedelapan karena hujan. Di sekitar 50 meter jalan, puing-puing datang berulang kali dari bukit dan jalan raya runtuh, yang menyebabkan kemacetan. Kendaraan disingkirkan satu per satu dengan memberi jalan bagi kendaraan di jalan raya. Arvind Joshi, Asisten Insinyur Tambahan, Bagian NH, Dhumakote.

Delapan km dari Jalan Raya Nasional Kotdwara-Dugadda. Namun akibat ambruknya jalan raya dan puing-puing yang berasal dari bukit, terjadi kemacetan selama 12 jam pada hari Minggu. Departemen NH menyingkirkan puing-puing jalan raya dan membuat kendaraan lewat satu per satu, sehingga orang harus menghadapi masalah sepanjang hari.

Pada tanggal 28 Desember, pekerjaan konstruksi sedang berlangsung di jalan raya antara Kotdwar-Dugadda di NH dan karena kondisi jalan raya yang bobrok selama empat tahun, sekitar 50 meter jalan raya dipenuhi dan dilalap Khoh sungai. Setelah ini, departemen NH telah memotong bukit untuk pembangunan jalan raya. Pada hari Minggu pagi sekitar pukul enam, pekerjaan konstruksi sedang berlangsung di bawah jalan raya yang tiba-tiba jalan raya runtuh dari samping dan puing-puing berat dari bagian atas bukit masuk ke jalan raya. Untungnya, tidak ada kendaraan yang lewat saat itu, jika tidak, bisa terjadi kecelakaan besar. Saat tol macet, pihak NH mencoba membuka jalan tol dengan memasang JCB, namun karena puing-puing yang datang dan jalan tol terendam sepanjang hari, situasi macet tetap di sini dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Karena kemacetan jalan raya, orang-orang yang pergi ke daerah perbukitan dengan bus dan wisatawan yang pergi ke Lansdowne terjebak di jalan raya itu sendiri. Orang-orang harus duduk di dalam kendaraan selama berjam-jam dan menunggu jalan raya dibuka. Pergerakan kendaraan ringan dilakukan satu per satu di sini setelah membuang puing-puing jalan raya.

– Km kedelapan karena hujan. Di sekitar 50 meter jalan, puing-puing datang berulang kali dari bukit dan jalan raya runtuh, yang menyebabkan kemacetan. Kendaraan disingkirkan satu per satu dengan memberi jalan bagi kendaraan di jalan raya. Arvind Joshi, Asisten Insinyur Tambahan, Bagian NH, Dhumakote.

Posted By : togel hongÄ·ong 2021