Berita Uttarakhand: Kakak Dan Adik Pergi Ke Chhath Puja Hancurkan Dengan Kereta Api, Kakak Meninggal
Uttarakhand

Berita Uttarakhand: Kakak Dan Adik Pergi Ke Chhath Puja Hancurkan Dengan Kereta Api, Kakak Meninggal

Ringkasan

Pada hari Kamis, Deepanshu dan Ayushi pergi ke Pabrik Gula untuk melakukan Chhath Puja. Begitu kedua rel mulai melintasi jalur di bawah jembatan layang, selama waktu ini keduanya berada di bawah cengkeraman kereta api khusus Saharanpur Moradabad.

mendengar berita

Saudara dan saudari yang akan melakukan Chhath Puja ditabrak kereta api yang melaju kencang. Kakak meninggal selama perawatan. Sedangkan sang adik telah dirawat di AIIMS dalam kondisi kritis. Pada saat yang sama, terjadi keributan dalam keluarga ketika kecelakaan itu terjadi pada hari Chhath Puja. Di sisi lain, begitu informasi itu diterima, polisi datang ke lokasi dan mengambil informasi.

ayah bekerja di pabrik ban
Menurut polisi, Arvind Rai, warga Desa Meharwa, Kecamatan Gopal Ganj, Bihar, bekerja di pabrik ban yang terletak di Laksar. Dia tinggal bersama keluarganya di Society Road Keshavnagar di Laksar. Pada Kamis pagi, sekitar pukul 17.30, putranya Deepanshu (14), bersama putrinya Ayushi (11) pergi ke Pabrik Gula untuk melakukan Chhath Puja. Begitu kedua rel mulai melintasi jalur di bawah jembatan layang, selama waktu ini keduanya berada di bawah cengkeraman kereta api khusus Saharanpur Moradabad. Melihat kecelakaan itu, orang-orang yang berdiri di pinggir antrean membunyikan alarm.

Kecelakaan di Badrinath Dham: Mobil tak terkendali menabrak jemaah haji, meninggal di tempat

Mendengar suara itu, kerumunan orang berkumpul di sekitar tempat itu. Orang-orang yang terlibat dalam kerumunan mengidentifikasi anak-anak dan memberi tahu anggota keluarga. Begitu mendapat informasi itu, pihak keluarga langsung datang ke lokasi dan membawa keduanya ke rumah sakit swasta. Melihat kondisi serius keduanya dari sini, mereka dirujuk ke AIIMS. Di mana Deepanshu meninggal selama perawatan. Sementara pengobatan Ayushi berlangsung.

Kondisinya juga dikatakan serius. Pada saat yang sama, insiden itu telah menciptakan keributan di antara anggota keluarga. Di sisi lain, penanggung jawab Kotwali Pradeep Chauhan mengatakan bahwa pemeriksaan mayat telah dilakukan di AIIMS sendiri.

Baik saudara maupun saudari telah mencapai pabrik gula untuk melakukan Chhath Puja bersama dengan kerabat mereka. Tapi kedua anak itu lupa barang-barang kembang api di rumah. Tentang ini, keduanya meminta keluarga untuk membawa kembang api dan pergi ke rumah. Setelah mengambil kembang api dari rumah, keduanya kembali ke tanah. Sementara itu, keduanya menjadi korban kecelakaan saat melintasi jalur kereta api.

Kegembiraan Chhath berubah menjadi duka
Pada hari terakhir festival Chhath, kecelakaan besar seperti itu akan terjadi pada keluarga Arvind Rai, tidak seorang pun membayangkannya dalam mimpi. Ada kebahagiaan dalam keluarga untuk penyembahan Chhath. Tapi setelah kecelakaan kereta api di hari terakhir festival Chhath, kebahagiaan berubah menjadi duka dalam sekejap. Hari terakhir festival Chhath telah memberikan keluarga kecelakaan yang tak terlupakan.

Orang tua dalam kondisi yang buruk. Tidak ada yang bisa percaya bahwa kekasihnya tidak ada lagi di dunia ini. Pada saat yang sama, di tengah kematian anak laki-laki, keluarga berdoa untuk keselamatan hidup anak perempuan.

Ekspansi

Saudara dan saudari yang akan melakukan Chhath Puja ditabrak kereta api yang melaju kencang. Kakak meninggal selama perawatan. Sedangkan sang adik telah dirawat di AIIMS dalam kondisi kritis. Pada saat yang sama, terjadi keributan dalam keluarga ketika kecelakaan itu terjadi pada hari Chhath Puja. Di sisi lain, begitu informasi itu diterima, polisi datang ke lokasi dan mengambil informasi.

ayah bekerja di pabrik ban

Menurut polisi, Arvind Rai, warga Desa Meharwa, Kecamatan Gopal Ganj, Bihar, bekerja di pabrik ban yang terletak di Laksar. Dia tinggal bersama keluarganya di Society Road Keshavnagar di Laksar. Pada Kamis pagi, sekitar pukul 17.30, putranya Deepanshu (14), bersama putrinya Ayushi (11) pergi ke Pabrik Gula untuk melakukan Chhath Puja. Begitu kedua rel mulai melintasi jalur di bawah jembatan layang, selama waktu ini keduanya berada di bawah cengkeraman kereta api khusus Saharanpur Moradabad. Melihat kecelakaan itu, orang-orang yang berdiri di pinggir antrean membunyikan alarm.

Kecelakaan di Badrinath Dham: Mobil tak terkendali menabrak jemaah haji, meninggal di tempat

Mendengar suara itu, kerumunan orang berkumpul di sekitar tempat itu. Orang-orang yang terlibat dalam kerumunan mengidentifikasi anak-anak dan memberi tahu anggota keluarga. Begitu mendapat informasi itu, pihak keluarga langsung datang ke lokasi dan membawa keduanya ke rumah sakit swasta. Melihat kondisi serius keduanya dari sini, mereka dirujuk ke AIIMS. Di mana Deepanshu meninggal selama perawatan. Sementara pengobatan Ayushi berlangsung.

Kondisinya juga dikatakan serius. Pada saat yang sama, insiden itu telah menciptakan keributan di antara anggota keluarga. Di sisi lain, penanggung jawab Kotwali Pradeep Chauhan mengatakan bahwa pemeriksaan mayat telah dilakukan di AIIMS sendiri.

Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021 live tercepat